5 Tips Pola Hidup Sehat

Haii sobat blog, sudahkah kalian menjalani hidup sehat saat ini? Atau belum sama sekali?

Jika belum, alangkah baiknya mulai dari sekarang sobat mulai menjalani pola hidup sehat. Supaya badan tetap fit dan tidak gampang sakit.

Sehat itu mahal sob. Karena kalo kita sakit, apapun kegiatan yang akan kita lakuin pasti terasa engga enak kan?

Saya akan share nih bagaimana sih caranya menjaga pola hidup yang sehat. Apa aja sih? langsung simak di bawah ya….

1. Atur pola makan

Pola makan memang sangat berpengaruh nih sob untuk badan agar selalu sehat. Jika sobat tidak menjaga pola makan dan selalu memakan makanan yang kurang baik bagi tubuh, maka akan ber akibat kurang baik juga buat tubuh.

Trus apa aja sih makanan yang sebaiknya di konsumsi supaya tubuh sehat??
buah

— Buah buahan

Buah buahan berperan penting nih buat kesehatan. Sebuah riset menunjukan bahwa mengkonsumsi buah buahan dapat meningkatkan kesehatan mental.

Sering makan buah buahan ga nih sob? Kalo engga, sebaiknya mulai dari sekarang banyak2 mengkonsumsi buah buahan ya. Karena buah itu mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang berguna bagi tubuh.

Contohnya: pisang, mangga, pepaya, buah naga, anggur, nanas, sirsak, jeruk, dll

— Sayuran

Sayuran terbilang sangat baik bagi tubuh kita, karena mengandung serat dan kadar protein yang tinggi. Permenkes No. 41 Tahun 2014 menganjurkan memakan 3-4 porsi sayur setiap harinya nih sob. Untuk itu mari mulai dari sekarang sebaiknya kita mengkonsumsi sayuran secara teratur.

Contohnya: bayam, kangkung, kubis, kol, wortel, daun singkong, bunga turi, kecambah, dll

2. Atur pola olahraga

5 Tips Pola Hidup Sehat

Sudahkah sobat olahraga pagi ini atau minggu ini?? Bila belum alangkah baiknya mulai dari sekarang rajin2 olahraga ya. Karena olahraga dapat meningkatkan produktifitas tubuh pada saat melakukan aktivitas.

Olahraga juga dapat meningkatkan kemampuan otak, membantu menunda proses penuaan, dan mengurangi strees.

Riset yang dibuat ilmuwan Skotlandia menunjukkan adanya perasaan enak setelah berolahraga antara 30 menit sampai 1 jam. Orang yang melakukan olahraga secara rutin dapat menghasilkan endorphin.

Endorphin dihasilkan apabila seseorang mengalami rasa gembira . Suatu penelitian menunjukkan ketika seseorang merasa gembira akan merangsang saraf simpati untuk memproduksi endorphin yang dapat menghilangkan rasa sakit.

Tidak hanya itu, penelitian juga membuktikan aktif bergerak setiap hari dapat menjauhkan dari resiko penyakit.

3. Atur pola Istirahat

Riset membuktikan Jikalau tidur akan mempertajam memori otak manusia, karena pada saat tidur otak akan membuat neuron baru yang baik untuk fungsi otak,
Dan kurang tidur justru merusak syaraf dan fungsi otak itu sendiri.

Tidak hanya itu, kurang tidur meski hanya 2 jam, mengganggu kemampuan manusia untuk mengelola stress dan hal negatif pada kehidupan.

Jadi agar kita selalu optimal setiap harinya, pola tidur menjadi bagian penting yang harus diperhatikan ya.

Berikut adalah rekomendasi durasi tidur yang baik menurut National Sleep Foundation sesuai dengan klasifikasi usia:

Bayi baru lahir (0-3 bulan) = 14 - 17 jam/hari

Bayi (4-11 bulan) = 12 - 15 jam/hari

Balita (1-2 tahun) = 11 - 14 jam/hari

Prasekolah (3-5 tahun) = 10 - 13 jam/hari

Usia sekolah (6-13 tahun) = 9 - 11 jam/hari

Dewasa muda (18-25 tahun) = 7 - 9 jam/hari

Dewasa (26-64 tahun) = 7 - 9 jam/hari

Lansia (65 tahun ke atas) = 7 - 8 jam/hari

4. Meditasi

Lakukan meditasi minimal 1 kali dalam seminggu. Banyak riset yang menunjukkan bahwa meditasi tidak hanya bagus untuk suasana stress dan suasana hati, tetapi juga bagus untuk otak manusia. Meditasi terbukti dapat mengalirkan darah ke otak, kesabaran, konsentrasi dan ingatan manusia.

Tidak hanya itu, Meditasi juga dapat meningkatkan variabilitas detak jatung.

5. Jangan terlalu stress

5 Tips Pola Hidup Sehat

Saat sedang stres, suatu bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin ini meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol menaikkan gula darah.

Sebuah riset juga menyebutkan bahwa jenis strees tertentu dapat berinteraksi dengan sel kekebalan tubuh yang merespons sel alergen hingga menimbulkan gejala fisik. Akibat Stres juga dapat memengaruhi kesehatan fisik kita.

Sekian yang bisa saya sampaikan. Bila ada pertanyaan silahkan komentar dibawah.
Yusup ND

Yusup ND

Never Give Up for Himself 😄😝

Post a Comment